JoshGowPhotography – VinFast, produsen kendaraan listrik asal Vietnam. Tengah memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur pengisian daya. Langkah ini dianggap sebagai pondasi penting sebelum melakukan penetrasi pasar mobil listrik yang lebih luas di Indonesia. Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia, menjelaskan bahwa perusahaan memprioritaskan pengembangan infrastruktur. Termasuk jaringan pengisian daya publik, sebagai strategi jangka panjang untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik.
“Baca Juga: Suzuki e-Address Siap Masuk Pasar Indonesia, Motor Listrik Terbaru”
Investasi pada Infrastruktur Pengisian Daya
Kariyanto menyebutkan bahwa investasi pertama yang dilakukan VinFast adalah di sektor infrastruktur pengisian daya. Salah satu langkah penting yang sudah dijalankan adalah pemasangan fasilitas pengisian daya di hampir seluruh kantor pos di Indonesia. “Kami sudah menginstal hampir di setiap Kantor Pos di Indonesia,” ujar Kariyanto saat ditemui di Vietnam. Menurutnya, membangun infrastruktur pengisian daya yang tersebar di berbagai lokasi merupakan langkah strategis untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik, terutama di daerah-daerah yang selama ini kurang terjangkau oleh infrastruktur EV.
Strategi Jangka Panjang untuk Mendorong Adopsi Kendaraan Listrik
VinFast percaya bahwa membangun infrastruktur lebih dulu akan menciptakan permintaan secara bertahap. “Mungkin tidak secara langsung, tapi kami percaya, itu juga akan mendukung ekspansi jaringan,” ungkap Kariyanto. Dengan infrastruktur pengisian daya yang semakin mudah diakses, VinFast berharap dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di berbagai daerah Indonesia. Infrastruktur yang baik diyakini akan mengurangi ketakutan konsumen terhadap keterbatasan pengisian daya. Yang merupakan salah satu hambatan utama dalam penggunaan kendaraan listrik.
Kemitraan Strategis Melalui V-GREEN
Untuk memperluas jangkauan infrastruktur pengisian daya, VinFast juga menggandeng berbagai mitra strategis melalui V-GREEN, anak perusahaan yang fokus pada solusi pengisian daya kendaraan listrik. V-GREEN bekerja sama dengan sejumlah mitra besar, seperti Jasamarga, Alfamart, dan Indomaret, untuk membangun jaringan pengisian daya di lokasi-lokasi strategis, termasuk di area perkotaan dan pelosok kota kecil. “Kami tidak akan berhenti di Kantor Pos. V-GREEN sudah berhubungan dengan beberapa partner retail lainnya,” ujar Kariyanto.
Target 30.000 Titik Pengisian Daya di Seluruh Indonesia
V-GREEN menargetkan pembangunan sekitar 30.000 titik pengisian daya di seluruh Indonesia dalam waktu dekat. Target ambisius ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dan mendukung transisi menuju mobilitas berkelanjutan. Dengan banyaknya titik pengisian daya yang tersedia, diharapkan konsumen tidak akan merasa khawatir untuk menggunakan kendaraan listrik, bahkan untuk perjalanan jauh sekalipun.
“Baca Juga: Game Splinter Cell Baru Dibatalkan Setelah Pengembangan Awal’
Mempercepat Transisi Menuju Kendaraan Listrik yang Berkelanjutan
Langkah VinFast dalam membangun infrastruktur pengisian daya merupakan bagian dari upaya besar untuk mempercepat transisi Indonesia menuju kendaraan listrik yang lebih berkelanjutan. Dengan berbagai mitra strategis dan target ambisius untuk pembangunan titik pengisian daya, VinFast berharap dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Ke depannya, dengan semakin banyaknya infrastruktur yang tersedia, kendaraan listrik di Indonesia diharapkan akan semakin populer dan menjadi pilihan utama masyarakat dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan polusi udara.




Leave a Reply