JoshGowPhotography – Perangkat ini hadir dengan sejumlah peningkatan signifikan dibandingkan pendahulunya. Salah satu peningkatan utama adalah daya tahan baterai yang jauh lebih lama. Moto Tag 2 mampu bertahan hingga 500 hari atau sekitar 1,5 tahun. Untuk perbandingan, generasi pertama hanya mencapai daya tahan 365 hari atau satu tahun.
“Baca Juga: RedMagic 11 Air Disiapkan Nubia, Tipis dan Berkipaas”
Motorola tetap menggunakan baterai koin CR2032, namun efisiensi daya meningkat hingga 35 persen. Hal ini memungkinkan penggunaan tracker lebih panjang tanpa perlu penggantian baterai. Selain itu, Moto Tag 2 kini mendukung Bluetooth 6.0 generasi terbaru. Teknologi ini dikenal lebih hemat daya dibandingkan Bluetooth 5.4 yang digunakan versi sebelumnya.
Teknologi Ultra-Wideband dan Channel Sounding
Moto Tag 2 dilengkapi teknologi ultra-wideband (UWB) yang meningkatkan akurasi pelacakan. Dengan fitur ini, jarak dan arah bisa diukur dengan sangat presisi. Tracker ini juga memanfaatkan Channel Sounding, yang memungkinkan pengukuran jarak dalam ruangan lebih tepat. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan pelacakan lokasi akurat di rumah atau kantor.
Integrasi dengan Google Find Hub Network membuat Moto Tag 2 tetap dapat dilacak meski berada jauh dari pengguna. Selama ada perangkat Android di sekitar, lokasi tracker bisa diakses dengan cepat. Fitur ini sangat membantu untuk melacak barang berharga, kunci, tas, atau bahkan perangkat elektronik yang sering berpindah tempat.
Desain dan Fitur Tambahan
Dari sisi desain, Moto Tag 2 tidak banyak berubah dari versi sebelumnya. Namun, perangkat kini hadir dengan warna ikonik Pantone Laurel Oak dan Arabesque. Bobot ringan membuatnya mudah digantung atau ditempelkan pada berbagai benda.
Salah satu fitur tambahan adalah tombol bawaan. Pengguna dapat menekan tombol ini untuk membunyikan smartphone yang terhubung, meski ponsel berada dalam mode silent. Fitur ini memudahkan menemukan smartphone tanpa perlu membuka aplikasi.
Motorola juga meningkatkan rating daya tahan air tracker. Moto Tag 2 kini mengantongi sertifikasi IP68, yang memungkinkan perangkat bertahan di kedalaman hingga 1,5 meter selama 30 menit.
Kompatibilitas dan Konektivitas
Moto Tag 2 kompatibel dengan perangkat Android yang mendukung Google Find Hub Network. Hal ini memastikan pelacakan tetap akurat dan mudah dilakukan.
Bluetooth 6.0 yang terintegrasi memungkinkan koneksi lebih stabil dan hemat daya. Pengguna dapat memantau lokasi tracker secara real-time melalui aplikasi pendamping.
Fitur UWB dan Bluetooth bekerja bersama untuk memberikan pengalaman pelacakan lebih presisi dibanding tracker standar. Hal ini membuat Moto Tag 2 unggul dalam kategori perangkat pelacak premium.
“Baca Juga: Chip AI Baru AMD Dipamerkan pada CES 2026″
Harga dan Ketersediaan
Motorola memasarkan Moto Tag 2 dengan harga mulai dari 39 euro atau sekitar Rp700 ribuan. Perangkat akan tersedia di berbagai wilayah, termasuk Eropa, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik.
Dengan daya tahan baterai hingga 500 hari, sistem pendingin hemat energi, dan akurasi lokasi tinggi, Moto Tag 2 menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang mengutamakan keamanan dan kemudahan pelacakan barang.
Peluncuran ini menegaskan komitmen Motorola untuk menghadirkan perangkat tracker canggih dengan kombinasi teknologi terbaru dan fitur praktis.




Leave a Reply