JoshGowPhotography – Franchise Splinter Cell dari Ubisoft telah lama menjadi favorit di kalangan gamer. Terutama karena gameplay stealth dan narasi yang mendalam. Meskipun begitu, kabar mengenai kelanjutan seri ini sempat hilang dalam beberapa tahun terakhir. Baru-baru ini, muncul wawasan baru tentang usaha Ubisoft dalam menghidupkan kembali Splinter Cell melalui sebuah proyek yang akhirnya dibatalkan setelah enam bulan pengembangan.
“Baca Juga: Pasokan RAM Terhambat, Produsen Belum Berencana Naikkan Produksi”
Nick Herman dan Proyek Splinter Cell yang Terbengkalai
Nick Herman, Co-Founder AdHoc Studio, berbicara kepada Bloomberg tentang proyek Splinter Cell yang sempat dikerjakannya. Pada tahun 2017, Herman, bersama dengan Dennis Lenart dan Pierre Shorette, bergabung dengan Ubisoft San Francisco. Di sana, mereka bekerja pada pengembangan game Splinter Cell yang baru. Sebuah proyek yang penuh dengan harapan untuk membawa kembali franchise legendaris tersebut.
Menurut Herman, ia merasa sangat bersemangat untuk menjadi bagian dari proyek ini dan berambisi untuk menghidupkan kembali seri yang telah lama “tertidur”. “Kami pikir kami bisa menceritakan kisah yang hebat dan membuat sesuatu yang akan dicintai oleh fans,” ungkap Herman. Mengenang momen awal keterlibatannya dalam pengembangan game.
Pembatalan Game Setelah Enam Bulan Pengembangan
Sayangnya, meskipun ada harapan besar, proyek tersebut tidak berjalan mulus. Setelah enam bulan pengembangan, Ubisoft akhirnya memutuskan untuk membatalkan game tersebut. Herman menjelaskan bahwa meskipun timnya merasa mereka bisa menciptakan sesuatu yang luar biasa. Pembatalan proyek itu merupakan hal yang biasa terjadi di industri game.
Keputusan pembatalan ini meninggalkan kekecewaan bagi tim, namun itu juga memberi mereka dorongan untuk melanjutkan perjalanan mereka. Tak lama setelah proyek Splinter Cell dihentikan, Nick Herman, Dennis Lenart, dan Pierre Shorette memutuskan untuk meninggalkan Ubisoft dan mendirikan AdHoc Studio pada tahun 2018.
AdHoc Studio dan Arah Baru Dalam Pengembangan Game
AdHoc Studio, yang didirikan oleh tiga mantan pengembang Ubisoft tersebut, kini menjadi rumah bagi berbagai proyek baru. Studio ini berfokus pada pembuatan game yang menawarkan pengalaman berbeda dan segar bagi para pemain. Meskipun proyek Splinter Cell yang mereka kerjakan di Ubisoft tidak pernah terwujud, mereka tetap berkomitmen untuk mengembangkan game dengan kualitas yang akan dihargai oleh penggemar.
Ubisoft Sedang Mengembangkan Splinter Cell Remake
Sementara itu, Ubisoft sendiri saat ini tengah fokus pada pengembangan Splinter Cell Remake, yang direncanakan akan dirilis pada tahun 2026. Remake ini diharapkan dapat memperkenalkan kembali karakter Sam Fisher kepada generasi baru gamer, sekaligus mempertahankan elemen-elemen klasik yang menjadikan Splinter Cell begitu istimewa. Namun, detail lebih lanjut mengenai proyek ini masih belum banyak terungkap, dan kemungkinan Ubisoft akan mengungkapkan informasi terbaru dalam waktu dekat.
“Baca Juga: Valve Luncurkan Steam Machine Generasi Terbaru dengan Upgrade”
Masa Depan Splinter Cell: Harapan dan Ekspektasi
Dengan pembatalan proyek lama dan pengumuman remake yang akan datang, penggemar Splinter Cell kini berharap bahwa franchise ini akan kembali ke jalur yang tepat. Meski ada rasa kecewa atas pembatalan game sebelumnya, perkembangan Splinter Cell Remake memberi sedikit harapan bagi para penggemar setia. Ubisoft diharapkan dapat menghadirkan pengalaman baru yang sesuai dengan ekspektasi penggemar, sekaligus membawa inovasi dalam gameplay yang sudah dikenal luas.




Leave a Reply