JoshGowPhotography – Minat tinggi terhadap Hytale kembali mengejutkan industri game menjelang peluncuran Early Access. Pendiri Hypixel Studios, Simon Collins-Laflamme, mengungkap bahwa pendapatan pre-purchase telah menutup biaya pengembangan dua tahun ke depan. Pernyataan tersebut disampaikan melalui akun media sosial pribadinya pada awal Januari 2026. Informasi ini menandai kebangkitan signifikan bagi proyek yang sempat dianggap gagal. Pendanaan mandiri dari pemain memberi ruang bernapas bagi tim pengembang. Keberhasilan ini juga menunjukkan tingkat kepercayaan komunitas terhadap visi jangka panjang Hytale. Bagi studio independen, pencapaian tersebut tergolong luar biasa sebelum gim benar-benar dirilis.
“Baca Juga: Xbox Jepang Hentikan Fallout 1st untuk Fallout 76″
Skema Pre-Purchase dan Skala Tim Pengembang
Saat ini, Hytale menawarkan tiga pilihan pre-purchase kepada calon pemain di seluruh dunia. Standard Edition dibanderol seharga 23,99 dolar Amerika Serikat. Supporter Edition dijual dengan harga 41,99 dolar Amerika Serikat. Sementara itu, Founder’s Edition ditawarkan pada harga 83,99 dolar Amerika Serikat. Collins-Laflamme menyebut jumlah pembelian dari ketiga edisi tersebut melampaui ekspektasi internal studio. Selain pendanaan, ia juga mengungkap skala tim pengembang yang kini melampaui 50 orang. Jumlah tersebut mencerminkan keseriusan produksi untuk proyek Early Access. Skala ini relatif besar dibandingkan proyek sandbox independen lainnya. Keberadaan tim besar memungkinkan percepatan pengembangan konten dan perbaikan teknis.
Antusiasme Awal dan Reputasi Hypixel dalam Komunitas
Hytale pertama kali diperkenalkan ke publik pada Desember 2018 melalui sebuah trailer. Video tersebut langsung menarik perhatian luas dan kini telah ditonton lebih dari 62 juta kali. Antusiasme besar muncul karena latar belakang tim pengembang yang berasal dari Hypixel. Hypixel dikenal sebagai salah satu server Minecraft paling berpengaruh secara global. Reputasi tersebut menciptakan ekspektasi tinggi terhadap Hytale sebagai penerus spiritual Minecraft. Pada masa awal, banyak pemain melihat Hytale sebagai evolusi sandbox RPG modern. Namun, tingginya harapan tersebut juga menjadi tekanan besar bagi pengembang. Seiring waktu, pengembangan Hytale menghadapi berbagai kendala serius.
Akuisisi Riot Games dan Perubahan Arah Pengembangan
Situasi berubah drastis setelah Riot Games mengakuisisi Hypixel Studios. Akuisisi tersebut membawa sumber daya besar, namun juga mengubah fokus pengembangan Hytale. Menurut Collins-Laflamme, proyek menjadi terlalu terpusat pada rekonstruksi engine. Fokus pada teknologi menyebabkan gameplay inti terabaikan dalam waktu lama. Akibatnya, kemajuan gim berjalan lambat dan sulit dimainkan. Pada satu titik, pengembangan Hytale bahkan sempat dihentikan. Riot kemudian memutuskan menjual kembali hak cipta Hytale kepada Collins-Laflamme. Riot menyatakan keputusan tersebut merupakan opsi terbaik bagi pemain. Langkah ini membuka jalan bagi kebangkitan proyek di bawah kendali pendirinya.
“Baca Juga: Fitur Edit Gambar Grok di X Kini Khusus Pengguna Premium”
Pemulihan Cepat dan Prospek Hytale ke Depan
Pada akhir 2025, Collins-Laflamme secara terbuka menyampaikan kondisi Hytale saat diambil alih kembali. Ia menyebut gim hampir tidak playable dengan banyak sistem inti bermasalah. Kamera, sistem pertarungan, dan core loop disebut berada dalam kondisi rusak. Namun, tim pengembang berhasil melakukan pemulihan dalam waktu singkat. Dalam hitungan minggu, Hytale kembali berada pada kondisi layak dimainkan. Keberhasilan ini menjadi fondasi peluncuran pre-purchase yang sukses. Pendanaan dua tahun ke depan memberi stabilitas bagi pengembangan berkelanjutan. Dengan basis komunitas yang kuat, Hytale kini memiliki peluang nyata untuk bangkit. Ke depan, fokus tim diarahkan pada penyempurnaan gameplay dan konten Early Access.




Leave a Reply