Pemkot Tangsel Janji Bersihkan Tumpukan Sampah Sebelum Tahun Baru

Pemkot Tangsel Janji Bersihkan Tumpukan Sampah Sebelum Tahun Baru

JoshGowPhotography – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait munculnya tumpukan sampah di sejumlah ruas jalan. Kondisi ini terjadi selama sepekan terakhir dan memengaruhi kenyamanan warga. Pemkot memastikan seluruh sampah akan diangkut sebelum pergantian tahun 2025.

“Baca Juga: Jose Antonio Kast Menang Pilpres, Jadi Presiden Sayap Kanan Chile”

Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menjelaskan bahwa TPA Cipeucang ditutup sementara karena kapasitasnya telah melebihi daya tampung. “Pemerintah Kota Tangerang Selatan memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. TPA Cipeucang memang ditutup sementara karena kapasitasnya sudah penuh,” ujar Pilar pada Senin, 15 Desember 2025.

Penyebab Tumpukan Sampah di Jalan

Penutupan TPA Cipeucang menyebabkan penumpukan sampah di jalanan karena tidak ada fasilitas alternatif yang mampu menampung volume sampah harian. Sejumlah ruas jalan terdampak, antara lain Jalan Insinyur Haji Juanda Ciputat, Jalan Dewi Sartika Ciputat, Jalan Raya Serpong, dan Jalan Jombang Raya.

Akibatnya, tumpukan sampah menimbulkan bau tidak sedap dan ribuan belatung muncul di area tersebut. Kondisi ini memperburuk kenyamanan dan mengganggu aktivitas masyarakat, terutama bagi pengguna jalan dan warga sekitar.

Komitmen Pemkot Tangsel Mengatasi Masalah

Meski TPA ditutup sementara, Pemkot Tangsel menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan masalah ini. Pilar menjelaskan bahwa seluruh sampah yang menumpuk akan diangkut dan dikelola sebelum akhir tahun. “Kami menjamin seluruh sampah di jalan akan diangkut sebelum pergantian tahun,” tegasnya.

Selain itu, pihak pemerintah mengerahkan petugas lapangan untuk memantau kondisi sampah dan memastikan proses pembersihan berjalan lancar. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan dan kebersihan lingkungan.

Imbauan Kepada Masyarakat

Pilar juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di jalan dan memanfaatkan fasilitas bank sampah yang tersedia. Partisipasi warga dinilai penting untuk menjaga kebersihan kota dan mencegah masalah serupa di masa depan.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan tidak membuang sampah di jalan dan memanfaatkan bank sampah yang sudah tersedia,” tambah Pilar. Pendekatan kolaboratif ini diharapkan memperkuat upaya pengelolaan sampah secara berkelanjutan di Tangsel.

“Baca Juga: Meta Gandeng Avocado sebagai Model AI Baru Gantikan Llama”

Strategi Jangka Panjang Pengelolaan Sampah

Pemkot Tangsel tengah menyiapkan solusi jangka panjang terkait kapasitas TPA. Salah satunya adalah pengembangan fasilitas Material Recovery Facility (MRF) dan pembebasan lahan baru untuk menunjang pengelolaan sampah. Strategi ini ditujukan untuk mencegah penumpukan sampah di masa depan dan menjaga kualitas lingkungan perkotaan.

Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya edukasi masyarakat mengenai pemilahan sampah dan penggunaan bank sampah secara rutin. Kombinasi kebijakan operasional dan partisipasi warga diyakini dapat menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman untuk seluruh penduduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *